Kamis, 19 September 2013

Bentuk Dan Kontruksi Mebel Jepara

Bentuk dan Kontruksi Mebel Jepara atau desain mebel jepara terdapat beberapa aspek yang saling terkait yaitu betuk, kontruksi, kenyamanan dan estetika . Semua aspek tersebut berpengaruh terhadap tercapainya pemenuhan persyaratan kebutuhan furnsi . baik yang bersifat teknis maupun non teknis bagi para pengguna kerajinan mebel jati jepara . Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menjelaskan berbagai sisitem kontruksi khususnya pada barang-barang mebelan, sebagai contoh kursi tamu, kursi makan dan tempat tidur buatan furniture jepara .produk mebel jepara umumnya di hiasi motif ukiran sehingga penerapan teknis kontruksinya berbeda dengan mebel tanpa ukir atau mebel minimalis . sambungan antara dua bidang vertical dan horizontal yang permukaannya di ukir , perlakukan teknisnya menggunakan cara tertentu .


Penelitian ini di lakukan melalui tahapan studi : srvei lapangan, kajian pustaka, foto dokumentasi, gambar hasil pengamatan . metode penelitian yang di pakai adalah analisisi deskriptif, tentang teknis sambungan kursi bermotif dan tanpa ukiran . kesimpulannya yang dapat di ambil adalah di temukan adanya perbedaan perlakuan penerapan teknis sambungan antara komponen atau bidang kursi berukir dengan kursi tanpa ukir . teknis tersebut didasarkan atas pertimbangan karakteristik yang dimiliki oleh suatu material seperti sifat ketahanan : daya tekan, tarik, ikat dari komponen bidang polos dengan berukir . Berbagai tipe desain kursi yang diproduksi oleh pengrajin furniture jepara . umumnya mempergunakan material kayu jati . kayu jati mempunyai karakteristik keuletan, kepadatan cambiun yang terbaik . bertahan pada suhu lembab dan kering , permukaan kulit berserat artistik, lubang dan purus (pen) sambungan tidak rapuh, serta memenuhi syarat jika di jadikan sebuah barang khas mebel jepara .